Mengamati Bagaimana Cara Belajar Anak Usia Dini
Bagaimana Cara Belajar Anak Usia Dini
Berikut ini beberapa cara anak usia dini dalam belajar:
Anak senang mengamati dan berpikir tentang lingkungannya. Hal inilah yang menjadi penyebab anak bayi suka memasukkan suatu benda baru ke mulutnya. Cara ini dilakukannya untuk mengetahui dan mengenal benda apa yang sedang dipegangnya.
Setelah bisa berbicara, anak akan sering bertanya, apa itu, apa ini. Hal ini memang bisa menguras kesabaran dan emosi orangtua, namun inilah cara anak untuk belajar. Oleh karena itu Anda harus bersabar jika si kecil mulai bertanya ini itu tentang segala hal.
Anak Belajar Satu Sama Lain dalam Lingkungan Sosial
Biarkan anak bermain dengan teman sebaya nya. Hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk pembelajaran dan mendukung tumbuh kembangnya. Dengan kegiatan bersosialisasi ini, anak bisa membangun keterampilan seperti proses mengamati, menglasisikasikan, dan juga mengelompokkan. Anak juga bsia belajar banyak pengetahuan dan keterampilan dari interaksinya dengan lingkungan.
Bermain juga sangat penting loh dalam mendukung tumbuh kembang anak. Bermain bisa membantu perkembangan berbagai potensi anak. Melalui bermain jugam, anak bisa bereksplorasi, menemukan, dan memanfaatkan objek yang ada di sekitarnya. Menjadikan aktifitas bermain ini menjadi proses pembelajaran efektif bagi anak.
Untuk itu, bagi Anda yang memiliki anak usia dini tidak ada salahnya memasukkannya ke kelompok bermain. Asalkan kelompok bermain tersebut memiliki konsep pendidikan yang menyenangkan dan tidak membuat anak tertekan.
Bagaimana cara anak usia dini belajar berpikir anak juga berakar dari pengalamannya sehari-hari. Pengalaman ini didapat dari enam sumber, yaitu:
- Pengalaman sensory
- Pengalaman berbahasa
- Latar belakang budaya
- Teman sepermainan
- Media masa
- Kegiatan saintis
Satu hal yang penting untuk diketahui setiap orangtua adalah anak itu unik. Tidak ada satu anak yang sama dengan anak lainnya. Untuk itu jangan sampai Anda menyamaratakan anak Anda dengan anak-anak lainnya.
Begitupun dengan gaya belajar anak, pasti akan berbeda antara satu dengan lainnya. Gaya belajar setiap anak biasanya akan dipengaruhi oleh faktor alamiah atau pembawaan serta lingkungannya. Agar aktifitas belajar anak lebih efektif, maka Anda sebagai orangtuanya harus bisa mengetahui terlebih dahulu seperti apa gaya belajarnya.
Mengetahui seperti apa gaya belajar anak maka bisa memberikan berbagai manfaat. Tidak hanya menjadikan kegiatan belajar lebih efektif, Anda juga tidak perlu emosi dalam menghadapi anak yang menurut Anda sulit untuk belajar. Selain itu dengan mengetahui gaya belajarnya, maka Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan bakatnya dan berprestasi.
Masa kanak-kanak menjadi fase yang sangat penting dan berharga bagi perkembangan anak itu sendiri. Masa ini juga menjadi peluang besar bagi orangtua untuk membentuk dan mengembangkan pribadi anak di dewasa nanti.
Biarkan juga anak melakukan kesalahan, karena kesalahan menjadi langkah pertama untuk memperbaiki kesalahan itu sendiri sehingga mereka tidak akan mengulangnya. Bangun juga ikatan positif dengan anak sehinga anak merasa nyaman belajar dengan Anda.
0 Komentar
Posting Komentar