mengenal dan mengatasi karakter pelanggan

Berbagi :





1. Pelanggan yang pendiam


  • Pelanggan yang diam dan cenderung pemalu akan merasa tenteram jika dihadapi dengan ramah tamah dan penuh perhatian.
  • Jika pelanggan seolah-olah sedang memikirkan sesuatu, sebaiknya anda jangan mengajak berbicara tetapi cukup melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang dapat menarik perhatian pada produk yang ditawarkan.
  • Jika menemui pelanggan yang kesulitan dalam berbicara (gagap), anda hendaknya jangan terpaku pada keadaan tersebut dan hendaknya bersikap biasa saja.


  • 2. Pelanggan yang tidak sabar


  • Mengenali pelanggan yang tidak sabar melalui sikapnya, lalu meminta maaf kepadanya atas tertunda-nya pelayanan.
  • Mengatakan kepadanya bahwa dia akan dibantu semaksimal mungkin dan sesegera mungkin.
  • Secara cepat dan efisien menangani situasi tersebut dan bila perlu menenangkan pelanggan tersebut.
  • Mengucapkan terima kasih bahwa pelanggan tersebut masih bersedia menunggu.
  • Mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada pelanggan tersebut dan meminta maaf sekali lagi atas ketidaknyaman dalam pelayanan

  • 3. Pelanggan yang banyak bicara



  • Mengenali kedatangan pelanggan dengan mengucapkan salam.
  • Menawarkan bantuan yang diperlukan tersebut.
  • Bila pelanggan masih terus berbicara anda mengalihkan perhatiannya pada hal-hal yang ditawarkan dengan penjelasan yang cukup.
  • Menawarkan bantuan dan memuji kehebatan nya berbicara.
  • Bila perlu bergabung dalam pembicaraan tersebut sambil sekali-sekali memberikan pujian.
  • Bila beberapa pujian tampaknya berhasil, anda menawarkan produk yang ditawarkan.
  • Meminta alamat dan nomor teleponnya. Pelanggan jenis ini senang sekali jika mendapat perhatian.



  • 4. Pelanggan yang senang mendebat/berdebat


  • Tidak menunjukkan reaksi apabila pelanggan tersebut berada pada pihak yang salah, sebab jika kita menunjukkan reaksi, akan timbul diskusi yang berkepanjangan.
  • Bersikap tenang tidak gugup, dan tidak terpancing untuk marah.
  • Membatasi percakapan pada masalah yang sedang dihadapi, tidak menyimpang dari pokok pembicaraan.
  • Mengemukakan argumen yang masuk akal, agar pelanggan menghargai anda, apabila pelanggan sudah tenang, anda mulai memberikan pelayanan.
  • Mengulangi argumen anda sekedar untuk mengingatkannya apabila pelanggan kembali bersikeras dengan pendapatnya.
  • Mencari kelemahan dari argumen pelanggan dan menunjukkan kekeliruan nya agar pelanggan pelanggan tenang.
  • Apabila anda dapat menguasai keadaan, pelanggan akan lebih lunak.

  • 5. Pelanggan yang memiliki banyak permintaan



  • Mengucapkan salam bila ia datang kepada anda. Bila melalui telepon anda harus menggunakan cara bertelepon yang baik.
  • Mendengarkan permintaannya, jika memungkinkan membuat ringkasan atas permintaan tersebut. Permintaan tersebut bisa dipenuhi bisa tidak, tergantung kebijaksanaan anda atau perusahaan.
  • Sesegera mungkin permintaan pelanggan, jika memungkinkan, dan tidak melakukan kesalahan dalam melayani, karena ia akan terus mencecar anda jika ada kesalahan sedikit saja.
  • Meminta maaf dan menyarankan alternatif lain jika pelanggan merasa tidak puas atas pelayanan yang diberikan.
  • Sesegera memberitahu atasan sambil menyebutkan permintaan pelanggan jika anda tidak mampu melayani pelanggan tersebut.
  • Tersenyum setiap saat meskipun merasa jengkel.

  • info lebih lanjut klik link di bawah ini :

    #karakter

    #pelanggan
    #mengenal
    #pelayan
    #mengatasi_karakter_pelanggan

    Daftar Isi [Tutup]

      Lebih baru
      Lebih lama

      0 Komentar

      Posting Komentar